Respon Pemberian Dosis Pupuk Organik Cair Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Produksi Bawang Daun Alium fistulosum L. Varietas Fragrant
Keywords:
POC urin sapi, bawang daun, organik, varieta fragrantAbstract
Bawang daun atau Alium fistulosum L. merupakan salah satu jenis tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai sayur mayur dan bumbu penyebab rasa. Bawang daun memiliki banyak manfaat karena bawang daun mengandung pro-vitamin A dan vitamin C berkadar tinggi, dan sangat bermanfaat bagi tubuh untuk menjaga Kesehatan melalui mekanisme siklus sel dalam mengatur proliferasi dan diferensiasi sel. Bermanfaatnya bawang daun bagi Kesehatan berdampak terhadap permintaan bawang daun yang selalu meningkat dari tahun ke tahun. Permintaan akan bawang daun berbanding terbalik dengan produksi bawang daun yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Turunnya produksi bawang daun diduga karena Teknik budidaya yang kurang tepat. Pemberian POC urin sapi pada tanaman bawang daun bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bawang daun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap RAL non factorial dengan 4 perlakuan, yang Dimana setiap perlakuan di ulang 3 kali sehingga terdapat 12 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 4 tanaman dimana 2 tamanan diteliti dan 2 lainnya sebagi cadangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan pertanaman, panjang akar, volume akar, berat basah dan berat kering. Penelitian ini dilaksanakan di Pangan Dinas Tanaman dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat selama 4 bulan dari bulan Februari hingga Mei 2024. Penelitian ini menghasilkan pemberian POC urin sapi tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tanaman bawang daun. Pemberian POC urin sapi dapat menurunkan produksi bawang daun yang disebabkan oleh rendahnya kandungan hara dan tingginya unsur karbon yang membuat penyerapan nutrisi oleh akar tidak maksimal.