Analisis Sensori Produk Abon Dari Bahan Baku Alternatif Udang Rebon (Mysis relicta)

Penulis

  • Mariam Marlina Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Ricqy Fachria Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Gita Anggita Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat

Abstrak

Udang rebon memiliki kandungan zat gizi yang sangat baik bagi tubuh manusia sehingga upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan potensi serta meningkatkan nilai tambah rebon dengan cara diolah dalam bentuk abon.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pemanfaatan udang rebon sebagai alternatif bahan baku pembuatan abon. Kemudian melakukan uji sensori yang meliputi uji organoleptik dan uji hedonik dari produk abon udang rebon, kemudian membandingkannya dengan abon ayam broiler. Responden dari uji sensori ini adalah 37 responden dari masyarakat Dusun Sinar Timur Desa Sungai Paduan Kecamatan Teluk Batang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji friedman dan uji lanjut wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata bahan baku abon terhadap nilai sensori abon. Hasil analisis sensori menunjukan bahwa nilai organoleptik  dan hedonik abon rebon lebih tinggi dibandingkan abon ayam dengan nilai masing-masing atribut rasa 4,59 (sangat enak-enak), tekstur 4,62 (sangat berserat-berserat), bau 4,48 (sangat bau-bau) dan kenampakan 4,59 (sangat menarik-menarik) dan nilai hedonik atribut rasa 4,57 (sangat enak-enak), tekstur 4,30 (sangat berserat-berserat), bau 4,59 (sangat bau-bau), kenampakan 4,65 (sangat menarik-menarik).

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Marlina, M., Fachria, R., & Anggita, G. (2026). Analisis Sensori Produk Abon Dari Bahan Baku Alternatif Udang Rebon (Mysis relicta). Jurnal Riset Ilmu Pertanian Dan Ekonomi, 5(1), 27–33. Diambil dari https://journal.unukalbar.ac.id/index.php/journal-ripe/article/view/200

Terbitan

Bagian

Articles