Analisis Potensi Resiko Kebangkrutan Model Grover Sektor Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 - 2022
Keywords:
Kebangkrutan, Model Grover, Perusahaan Sektor PertambanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prediksi potensi kebangkrutan pada perusahaan pertambangan di Bursa Efek Indonesia menggunakan model prediksi Grover. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 – 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua perusahaan yang berpotensi mengalami kebangkrutan pada periode 2020-2022 yaitu PT Atlas dan PT Bumi Resaours Tbk. Pada tahun 2020 PT Bumi Resaours Tbk berpotensi bangkrutan karena nilai Grover_Skore < dari -0,02. PT Atlas Resaours Tbk berpotensi bangkrutan karena hampir setiap tahunnya mengalami kondisi kebangkrutan karena memiliki nilai Grover_Skore < dari -0,02 dan Perusahaan Pertambang yang diprediksi tidak bangkrut adalah perusahaan Bayan Resources Tbk, Bumi Resources Tbk, Harum Energy Tbk dan Indika Energy Tbk karena memiliki nilai Grover_Skore > dari 0,01.