Pengaruh Pemanfaatan Tanaman Kiambang (Salvinia molesta) Terhadap Nilai Suhu, Ph, Dan Oksigen Terlarut (DO) Dalam Limbah Cair Kelapa Sawit
Keywords:
fitoremediasi, makrofita akuatik, pencemaran perairanAbstract
Limbah cair kelapa sawit merupakan salah satu sumber pencemar di ekosistem perairan. Untuk dapat dibuang ke lingkungan, limbah cair kelapa sawit tersebut harus memiliki nilai suhu, pH maupun kandungan oksigen terlarut (DO) yang sesuai untuk kehidupan biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan Kiambang (Salvinia molesta) pada proses fitoremediasi limbah cair kelapa sawit terhadap nilai suhu, pH dan DO. Penelitian dilakukan dengan 3 ulangan yaitu K0 (kontrol), K1 (10 gr tanaman) dan K2 (30 gr tanaman). Pengamatan terhadap nilai pH, suhu dan DO dilakukan setiap hari pada pukul 09.00-10.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH, suhu dan DO cenderung meningkat pada hari ke-7 pengamatan. Peningkatan nilai pH paling tinggi pada H7 terdapat pada perlakukan K1 yaitu 8,4, sedangkan nilai suhu dan DO tertinggi pada pengamatan H7 terdapat pada perlakukan K2 dengan nilai masing-masing 26,8 ºC dan 7,8.fitoremediasi, makrofita akuatik, pencemaran perairan fitoremediasi, makrofita akuatik, pencemaran perairan