Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Keong Mas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Hidroponik Wick System

Authors

  • Dini nurpriyani Dini nurpriyani Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Bunia Ceri Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Riko Prasetyo Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat

Keywords:

Tanaman selada, POC keong mas, hidroponik wick system, AB Mix, dan fermentasi.

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) adalah salah satu sayuran dengan nilai ekonomi tinggi, karena tampilan yang menarik serta kandungan gizi yang banyak, sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Budidaya secara hidroponik dapat meningkatkan kualitas serta produksi selada. Keong mas termasuk hama yang menyebabkan kerugian khususnya bagi petani padi. Untuk mengurangi penggunaan pestisida pada pengendalian keong mas maka dimanfaatkanlah sebagai bahan pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi POC keong mas terbaik pada tanaman selada hidroponik wick system sehingga dapat mengurangi penggunaan AB Mix. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Terdapat 5 taraf perlakuan, Masing-masing diulang 4 kali sehingga didapat 20 unit percobaan dengan empat tanaman perunitnya. Adapun perlakuan pada penelitian ini adalah A1: tanpa POC keong mas dan AB Mix, A2: 15 ml POC keong mas /l air, A3: 30 ml POC keong mas /l air, A4: 45 ml POC keong mas /l air, dan A5: AB Mix  10 ml (5ml pekatan A dan 5 ml pekatan B) /l air. Analisis data penelitian dilakukan secara statistik menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA), bila terdapat pengaruh dilanjutkan uji lanjut Duncan dengan taraf 5%. Alat bantu analisis yaitu microsoft excel dan SPSS 22. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan A1 menghasilkan parameter terendah, dan A5 menghasilkan parameter tertinggi pada setiap variabel pengamatan. Perlakuan dengan penggunaan POC keong mas yaitu A2 menghasilkan parameter tertinggi pada panjang akar, A3 menghasilkan parameter tertinggi pada jumlah daun dan bobot segar, sedangkan A4 menghasilkan parameter tertinggi pada tinggi tanaman serta panjang daun.

Downloads

Published

2025-03-07

Issue

Section

Articles